mr. much questions

Ditulis dalam singing head oleh a pada Desember 21, 2009

cuaca pijak bulan ini tak sempat benarbenar kering
situasi kronis bete datangdatangan kambuh

tanggap masabodoh tapi sutradara arogan paksa rodi
bangunkan karena efek jalan sambil tidur ini bukan kepalang
saat bertanya mengenal “tulus”
otak paham namun tak pandai berekspresi

dengan realistis yang manusiawi
menjawab “i know what the fact mr. much questions”
tapi tanpa rencana
“tolong jangan biarkan ini berlalu”
jangan monoton dengan episode yang sama
dorong kreatifitasmu!!!

serenade desember

Ditulis dalam singing head oleh a pada Desember 7, 2009

berkas di titik air
atas tanah beraroma khas selepas hujan
mengukir indah diantara gulita

walau itu baru dan sesaat
namun meninggalkan
pandangan sekitar yang menyebutnya
harapan berdurasi misteri

logika pun berasumsi sinkrom hati
tentang apa itu entahlah

sebenarnya saat ini tenang sibuk buyar
karena lama menunggu kembalinya merpatiku
yang terbang bersama pesan
semoga saja ia tak mati tersambar petir waktu mendung kemarin

redfield

Ditulis dalam mail oleh a pada November 12, 2009

nyanyikan…
bila syaraf pikirku sulit merespon
karena nyaris error saat loading
folder hati dan kehidupan sosialnya

senandung nyaman tenangkan jiwa…
strawberry…
apa yang ku tahu tentangmu
hanya cahaya merah
yang tumbuh satu ditengah ladang hijau
entah milik siapa

membuat harapku sulit ikhlas
jika ada yang mengambilnya dari mataku
hingga sikap manusiawiku tak pernah berhenti bertanya
apa kau akan senang jika ku culik saja dirimu
untuk kubawa bersama ladang kacaku
biar jiwa ini lepas dari
realitas yang semakin hanyut dalam arus rumit

ending ceremony

Ditulis dalam singing head oleh a pada Oktober 17, 2009

nyaman adalah puncak
walau langkah pencapaian penuh gelisah
anggap tuli matamu
bila suara menyakiti begitu dalam
menutup ruang oksigen dengan menenggelamkanmu
dengan tontonan palsu
lalu mengenskripsi waktu
menjadikan seandainya hanya wacana citacita

gerak adalah logis
lakukan dalam langkah sakit
buang pikir paksa
karena hatimu adalah ikhlas

diskushit!

Ditulis dalam lasthink oleh a pada September 12, 2009

sisi jalan malam ini
dengan adzan yang menembus bising kota
bersama sigaret dan sewadah kafein
aktif dalam diskusi ngambang bullshit mufakat
tak mungkin tenang
setelah siang hilang dalam waktuwaktu kosong

jiwa hanya tau bahasa tanya pada pulang yang jadi entah
padahal otak ingin senandungkan nyaman dalam ruang personal
mengapa juga saat seperti ini sudut lain ikut cerewet dengan lima huruf kata sakti
sssh..dthah’
malam ini jadi kompleks dititik awal
dengan opsi “siram saja” tak masuk list

undefinied situation

Ditulis dalam mail oleh a pada September 5, 2009

waktu, kuhitung mundur saat pekat penuhi udara
dan ruang terisi celoteh jangkrik pada opini anjing malam

darah ini penuh kafein ketika otak bekerja menelaah dalam
langkahlangkah kosong yang begitu gelap

sadarku overrumit deskripsikan retorika realita
saat sapa tulus begitu lembut mampir dari barat sana
namun responku hanya keram
kutukanku berlanjut

aku kehilangan wajah namun tak mampu gunakan topeng
damai klasik solois yang kronis ini terlalu pandai berninabobo

bila ini gurauan sore
apakah malam nanti akan begitu sendu bernyanyi?

wahai.. Sang Esa
kau masih menghukumku?

tanyapa

Ditulis dalam singing head oleh a pada Agustus 26, 2009

dalam, saat senyum berpupil ragu
dengan begitu detil
yang sebenarnya hanya prologansi untuk dongeng pengantar tidur
padahal realistis berwarna dan terkristal dari karbondioksida
dengan detidetik yang begitu laju menghentak setiap rusuk teguh dan arogan menakluk.
tanya ini apa?

intro

Ditulis dalam lasthink oleh a pada Agustus 2, 2009

selayang khayal bergambar
begitu tenang melewati detik
lalu mentekatekikan keadaan
benarkah ini keluh yang sesal
jika setiap matahari pulang
ada syukur ikhlas bercerita kembali

proses. logika menyebutnya, walau tak pernah kenalan
tak heran karena begitu fasih berkomentator

akhirnya waktu memaksa stabil dengan berhitung pada…
besok yang tak pernah tahu,
hari ini yang pasti pulang,
kemarin yang tercatat,
menunggu yang bunuh diri,
dan setiap langkah yang kesempatan

kepada teman

Ditulis dalam mail oleh a pada Juli 25, 2009

ketuk pintu datang ambil tanda senyum
yang kemarin begitu lepas penuhi riang dalam ruang

mendengarnya membuat keram menusuk kaki menggigil tubuh
seperti melangkah diatas lantai yang lembab oleh airmata

disini terasa…
begitu dekat menatapnya dalam waktu yang melambat
begitu kaku saat ucap innalillahi wa innailaihi raajiun
melepasnya berlalu
pulang dari sang fana

salam teman,
semoga engkau damai

dedicated to -dismawanti mustamin-

tari galau

Ditulis dalam lasthink oleh a pada Juli 9, 2009

galau kali ini tenyata lebih sakti dari sebelumnya
sampaisampai butuh ekstra tenaga hanya untuk berdialog

saat ego teriak “sudah.., sudah..”
dan hati hanya diam saja karena semakin keram
waktu tetap berlalu tanpa beban dan tersenyum

dengan kreativitas setengah matang
untuk ide take the ball
mulai lagi berjudi
dengan melayang istirahat sejenak jalan cepat tigapuluhribu kaki diatas tanah

karena hanya bingung akan terus ajak bercanda
jika pijak tetap menari diatas tanah keras

tak perlu dramatis atau menganggapnya ironis
karena memang ini tentang seperti seharusnya begitulah apa adanya