menebak rambu
aku punya satu dua & tiga
pengawas setiap huruf alur cerita
dari setiap kisah “siapa?” yang mereka maksud
dari tema ngobrol alakadar yang lumayan
dari pusat rotasi dalam dialog bersama pertanyaan yang hanya lewat
dari jawaban untuk sekian banyak daftar
“seseorang harus melakukan itu”
aku punya empat lima & enam dan aku hebat memainkannya
kopi pahit

salam untuk pagi hari ini,
dengan segelas kopi hitam pendendang lagu rasa hidup pahit yang nikmat
kita dalam cerita monster waktu
yang entah bagian dari episode atau akhir cerita
sudahlah, mari nikmati sisa minuman ini
biar sudut ruang penuh senyum dan tawa
tak ada yang lebih baik
dari intervensi skenario akhir entahlah ini jadi indah yang komedi
Kepada An-Nafi
untuk hati-hari penginjek hati dan otak
yang membawaku mengenal fakta sosial
walau penuh pertanyaan dalam setiap
presentasi materi bisu
tetap saja terimakasih pun tak cukup
rewind check point!
prolog ritual roda waktu
dengan detikdetik yang hanyut dalam hibernasi ala vampire.
…………………….
yang saya pahami
setiap huruf dalam kalimat yang lewat
adalah komunal makna cahaya dari Sang Penulis.
untuk setiap nanometer O2 yang transit ke paruparu
syukur Alhamdulillah
i’m
bicarakan drama waktu
saya penyimak tokoh realis
yang tentang romansa
tak paham pujangga-isme sang romeo
maklum logis hanya hobby pada pencapaian fisikalis manusia
saya…
tak pernah bosan dengan abstraktivitas,
warga sudutpandang wilayah manusia dan 24 jamnya
eksplorator berarah rambu hijau
karena memang tak pernah selera improvisasi pada batas garis merah
saya hanya…
pendeskripsi topik biasa dari seperti biasanya
dan penganut catatan kaki..
“hidup adalah tentang melangkah untuk tujuan
atau istirahat karena waktu yang usai,
pencapaian adalah cerita
dan yang terlewat hanya iklan TV”
mr. much questions
cuaca pijak bulan ini tak sempat benarbenar kering
situasi kronis bete datangdatangan kambuh
tanggap masabodoh tapi sutradara arogan paksa rodi
bangunkan karena efek jalan sambil tidur ini bukan kepalang
saat bertanya mengenal “tulus”
otak paham namun tak pandai berekspresi
dengan realistis yang manusiawi
menjawab “i know what the fact mr. much questions”
tapi tanpa rencana
“tolong jangan biarkan ini berlalu”
jangan monoton dengan episode yang sama
dorong kreatifitasmu!!!
serenade desember
berkas di titik air
atas tanah beraroma khas selepas hujan
mengukir indah diantara gulita
walau itu baru dan sesaat
namun meninggalkan
pandangan sekitar yang menyebutnya
harapan berdurasi misteri
logika pun berasumsi sinkrom hati
tentang apa itu entahlah
sebenarnya saat ini tenang sibuk buyar
karena lama menunggu kembalinya merpatiku
yang terbang bersama pesan
semoga saja ia tak mati tersambar petir waktu mendung kemarin
redfield
nyanyikan…
bila syaraf pikirku sulit merespon
karena nyaris error saat loading
folder hati dan kehidupan sosialnya
senandung nyaman tenangkan jiwa…
strawberry…
apa yang ku tahu tentangmu
hanya cahaya merah
yang tumbuh satu ditengah ladang hijau
entah milik siapa
membuat harapku sulit ikhlas
jika ada yang mengambilnya dari mataku
hingga sikap manusiawiku tak pernah berhenti bertanya
apa kau akan senang jika ku culik saja dirimu
untuk kubawa bersama ladang kacaku
biar jiwa ini lepas dari
realitas yang semakin hanyut dalam arus rumit
ending ceremony
nyaman adalah puncak
walau langkah pencapaian penuh gelisah
anggap tuli matamu
bila suara menyakiti begitu dalam
menutup ruang oksigen dengan menenggelamkanmu
dengan tontonan palsu
lalu mengenskripsi waktu
menjadikan seandainya hanya wacana citacita
gerak adalah logis
lakukan dalam langkah sakit
buang pikir paksa
karena hatimu adalah ikhlas
diskushit!
sisi jalan malam ini
dengan adzan yang menembus bising kota
bersama sigaret dan sewadah kafein
aktif dalam diskusi ngambang bullshit mufakat
tak mungkin tenang
setelah siang hilang dalam waktuwaktu kosong
jiwa hanya tau bahasa tanya pada pulang yang jadi entah
padahal otak ingin senandungkan nyaman dalam ruang personal
mengapa juga saat seperti ini sudut lain ikut cerewet dengan lima huruf kata sakti
sssh..dthah’
malam ini jadi kompleks dititik awal
dengan opsi “siram saja” tak masuk list

tinggalkan komentar